Aku penasaran... ternyata banyak pandangan negatif dari luar.
Sebelum berkeluarga aku sempat percaya dan sempat berpendapat sama dengan orang orang ฤiluar sana.
Begitu banyak pandangan negatif tentang kisah pelaut...
Selingkuh, judi, alkohol, hotel, narkoba... dll...
Awalnya itu jadi bumerang dalam pikiranku. Namun setelah pacaran dan menikah dengan pelaut aku banyak paham dengan kehidupan para pelaut.
Siapa bilang pelaut itu mata keranjang? Siapa bilang pelaut itu peselingkuh,siapa bilang pelaut itu peminum, perokok, nakorba... dll
Mengapa terlalu banyak cerita cerita negatif tentang pelaut.. bukankah yg punya potensi melakukan semua cerita itu adalah yg berprofesi di darat? Mereka setiap saat bisa melakukannya..
Pelaut pelaut sibuk dilaut mengurus ombak.. mengapa mereka yg dipandang seperti itu.
Bagiku pelaut itu adalah pribadi yg kuat..
Pelaut itu hebat..
Berjuang mempertaruhkan nyawanya demi menafkahi keluarganya di rumah. Melawan ganasnya ombak. Piket pun hanya memandang lautan yg tak berujung. Sungguh keberanian super hiro...
Aku bangga punya suami yg berjuang mati matian mencari sesuap nasi di lautan luas yg rela mempertaruhkan jawanya demi orang orang yg dicintainya. Aku bangga.. banyak orang mengatakan pelaut itu banyak uang. Jadi istri pelaut tidur dengan uang.
Aku bukan istri yang mata duitan. Bagiku asal cukup buat makan dan keperluan keluarga itu sudah cukup. Aku tak perna menuntut apapun pada suamiku. Dan itulah yang membuatnya bangga memilikiku.
..
Menjalani hubungan jarak jauh tak menjadi masalah dalam keluargaku. Ketika kita memiliki iman yang kuat kita sudah saling percaya. Dan sepenuhnya aku percaya pada suamiku.
Tiap malam sebelum aku tidur,aku selalu membawanya dalam doa. Semoga imannya selalu kuat,semoga Tuhan selalu menjaga dan menjauhkannya dari marabahaya dan semoga Tuhan selalu memberkati setiap Tetes keringatnya.dengan begitu hatiku bisa tenang.
Aku percaya Tuhan selalu menjaganya untukku...
Apa yang kita lihat belum tentu benar.
Apa yang kita dengar belum tentu benar.
Apa yang kita ucapkan pun belum tentu benar.
Tapi apa yang kita rasakan itulah yang benar.
Suamiku memiliki iman yang kuat..
Dia tak mungkin menyakitiku..
Aku dan anakku merindukan kehadirannya selalu.
๐☺๐๐ช๐ฎ๐
BalasHapusKutuangkan goresan ini untuk semua istri pelaut yg sllu setia menanti suami tercintanya mencari nafkah di laut.
BalasHapus